Bupati Asmat Lantik 15 Pejabat Eselon II

Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, ST.,M.Si, melantik 15 Pejabat Eselon II di Gedung Wiyata Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, Selasa 14 April 2026.
Dari 15 Pejabat yang dilantik, beberapa diantaranya harus berpindah posisi, dan adapula yang tetap posisi semula sebagai kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Bupati Thomas Eppe Safanpo, mengatakan momentum ini bukan sekedar seremoni, melainkan garis star tanggung jawab yang lebih besar.
"saudara-saudara yang baru saja mengucapkan janji, saya ingin menekankan bahwa sumpah tersebut, menanggung tanggung jawab ganda,
yaitu tanggung jawab terhadap negara, untuk patut pada institusi dan menjalankan Regulasi sesuai dengan aturan. kedua, tanggung jawab kepada Tuhan sumpah yang diucapkan diatas kita suci, adalah janji moral yang akan dipertanggung jawabkan kelak" Katanya
"jadikan sumpah itu sebagai fungsi pengendalian agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan wewenang dan sebagian penunjuk arah agar kebijakan yang diambil memiliki tujuan yang benar secara moral, sebagai pejabat tinggi Pratama, saudara-saudari ada motor penggerak organisasi"
Thomas Eppe Safanpo, mengintruksikan beberapa hal, yaitu penyelarasan Visi, segera sinkronkan program kerja di setiap OPD Sesuai dengan Visi dan Misi Bupati dan wakil Bupati, jangan ada program berjalan sendiri tanpa arah yang jelas.
Kepemimpinan yang melayani, jabatan pimpinan pratama, bukan hanya memerintah tetapi harus mampu mengayomi bawahan, dan memberikan solusi cepat, terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat. Serta loyalitas dan integritas, pada bangsa dan negara, utamakan kepentingan Negara, ketimbang kepentingan pribadi atau kelompok.
Adapun Nama-nama Pejabat Eselon II yang dilantik adalah:
Bupati Asmat Lantik 15 Pejabat Eselon II

Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, ST.,M.Si, melantik 15 Pejabat Eselon II di Gedung Wiyata Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, Selasa 14 April 2026.
Dari 15 Pejabat yang dilantik, beberapa diantaranya harus berpindah posisi, dan adapula yang tetap posisi semula sebagai kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Bupati Thomas Eppe Safanpo, mengatakan momentum ini bukan sekedar seremoni, melainkan garis star tanggung jawab yang lebih besar.
"saudara-saudara yang baru saja mengucapkan janji, saya ingin menekankan bahwa sumpah tersebut, menanggung tanggung jawab ganda,
yaitu tanggung jawab terhadap negara, untuk patut pada institusi dan menjalankan Regulasi sesuai dengan aturan. kedua, tanggung jawab kepada Tuhan sumpah yang diucapkan diatas kita suci, adalah janji moral yang akan dipertanggung jawabkan kelak" Katanya
"jadikan sumpah itu sebagai fungsi pengendalian agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan wewenang dan sebagian penunjuk arah agar kebijakan yang diambil memiliki tujuan yang benar secara moral, sebagai pejabat tinggi Pratama, saudara-saudari ada motor penggerak organisasi"
Thomas Eppe Safanpo, mengintruksikan beberapa hal, yaitu penyelarasan Visi, segera sinkronkan program kerja di setiap OPD Sesuai dengan Visi dan Misi Bupati dan wakil Bupati, jangan ada program berjalan sendiri tanpa arah yang jelas.
Kepemimpinan yang melayani, jabatan pimpinan pratama, bukan hanya memerintah tetapi harus mampu mengayomi bawahan, dan memberikan solusi cepat, terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat. Serta loyalitas dan integritas, pada bangsa dan negara, utamakan kepentingan Negara, ketimbang kepentingan pribadi atau kelompok.
Adapun Nama-nama Pejabat Eselon II yang dilantik adalah:
